Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Salam Sejahtera.
Alhamdulillah saat ini kita telah memasuki tahun baru Masehi 2010 bertepatan dengan tahun 1431 H. Semoga tahun 2010 ini lebih memberikan makna, semangat dan kinerja yang lebih baik untuk kemakmuran, keadilan dan perdamaian Negara Republik Indonesia.
Pergantian tahun 2009 ke tahun 2010 ditandai dengan beberapa peristiwa. Terpilihnya Presiden DR. Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke dua kalinya. Ditunjuknya menteri luar negeri yang baru DR. Marty Natalegawa. Kunjungan Yang Mulia Emir Qatar, Sheikh Hamad Bin Khalifah Al Thani ke Indonesia. Wafatnya Gus Dur, Presiden Republik Indonesia ke 4, serta berbagai konferensi internasional untuk perdamaian dunia, demokrasi, perubahan iklim, anti korupsi, World Ocean Conference dan sebagainya baik diselenggarakan di Qatar maupun Indonesia.
Hubungan bilateral antara Negara Qatar dan Republik Indonesia makin dirasakan, baik politik, investasi, ekonomi, perdagangan, pariwisata, kesenian, pengiriman tenaga kerja semi dan professional dan sebagainya. Terkait dengan keinginan Negara Qatar untuk melakukan investasi di sektor infastruktur, energi dan pertambangan, Qatar Holding Company dalam waktu dekat akan membuka perusahaan di Indonesia.
Dalam hal penyelenggaraan hubungan luar negeri Indonesia akan selalu menjalankan “all direction foreign policy” serta semboyan kebijakan luar negeri Republik Indonesia “a million friends and zero enemy” dengan siapapun yang memiliki niat dan tujuan yang sama membangun tatanan dunia yang damai, adil, aman dan sejahtera.
Catatan akhir tahun 2009, jumlah WNI di Qatar adalah 27.814 orang dengan rincian staf perwakilan dan keluarga 61, tenaga kerja laki-laki 892, tenaga kerja wanita 17.954, tenaga kerja skilled dan semi skilled 4.447, pengusaha 5, pelajar/mahasiswa 2 dan lain-lain 4.453 orang. Legalisasi dokumen perjanjian kerja berjumlah 8135, Pengeluaran paspor 2509 dan visa dikeluarkan untuk 530 orang.
Dalam Program Seratus Hari Kabinet Bersatu II, KBRI Doha melakukan pemulangan 45 orang TKW/TKI yang tertimpa berbagai masalah. Hal itu juga adalah salah satu wujud dari prinsip kepedulian dan keberpihakan yang selalu dipegang oleh KBRI Doha. Kemudian untuk peningkatan layanan masyarakat, awal Januari 2010 KBRI Doha telah memulai pelayanan paspor dengan sistem laminasi baru.
Semoga website KBRI Doha ini bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
H. M. Rozy Munir
Duta Besar LBBP RI untuk Negara Qatar